Terapi Herbal Alami
Herbal alami adalah tanaman yang dapat dijadikan sebagai tanaman obat, dapat berupa akar, batang, daun atau buahnya. Contoh tanaman herbal adalah kunyit putih (Curcuma alba) yang berupa rimpang/akar. Tanaman ini menjadi obat sejak nenek moyang kita dulu dan kini sudah banyak dijual dalam bentuk kapsul dan menjadi obat pilihan untuk mengobati segala jenis penyakit kanker terutama kanker payudara dan kanker rahim selain itu dapat digunakan sebagai obat maag dan masih banyak lagi manfaatnya.
Selain itu herbal yang dalam bentuk buah adalah buah mengkudu yang dikenal sebagai obat hipertensi (darah tinggi). Buah mengkudu (Morinda citrifolia) ini sering dijadikan sebagai bagian dari rujak atau masakan. Buah mengkudu sebagai salah satu herbal alami memiliki banyak manfaat di antaranya untuk hipertensi, arthritis, diabetes mellitus, kanker/tumor, gastritis, meningkatkan tenaga dan imunitas/kekebalan tubuh serta masih banyak lagi manfaat yang lain.herbal alami yang berasal dari daun adalah daun mahkota dewa yang dikemas dalam bentuk teh ini sangat terkenal untuk membantu penyembuhan penyakit kanker. Lidah buaya juga dikenal sebagai herbal untuk menjada kesehata saluran pencernaan terutama untuk mengobati gastritis
Walaupun sifatnya herbal dan alami namun pemakaiannya harus berhati – hati karena tiap herbal memiliki senyawa – senyawa kimia baik yang bermanfaat atau yang tidak bermanfaat bagi tubuh. Senyawa – senyawa ini memiliki efek toksik jika pemakaiannya melebihi dosis yang dapat diterima oleh tubuh. Obat – obat herbal yang melebihi dosis dapat mempengaruhi ginjal karena senyawa – senyawa yang terdapat dalam herbal tersebut baik yang berguna atau yang tidak berguna akan di netralisir oleh ginjal.
Pemakaian dalam dosis besar dan lama obat herbal dapat merusak ginjal dan dapat menyebabkan gagal ginjal. Oleh karena itu penulis menganjurkan untuk memakai obat herbal yang sudah dalam bentuk kemasan kapsul/teh yang sudah melewati penelitian dan pengawasan BPOM atau melalui herbalis – herbalis yang sudah berpengalaman dalam meramu dan meracik obat herbal, yang dosisnya sudah di ketahui dengan baik.
Obat herbal yang dalam bentuk teh seperti mahkota dewa, teh hijau, teh murbei dan teh rosella alangkah baiknya di minum setelah makan sebab jika di minum sebelum makan akan menyebabkan iritasi pada lambung yang dapat menyebabkan gastritis. Umumnya teh herbal mengandung antioksidan yang tinggi yang sangat bermanfaat untuk awet muda dan mencegah kanker, diabetes dan hipertensi. Orang asia timur terutama jepang dan cina memiliki tradisi minum teh sehingga kasus kanker di jepang dan cina lebih rendah daripada di Amerika Serikat yang tidak memiliki tradisi minum teh.
Tulisan berhubungan dengan : terapi holistik, terapi alami, kalung bio-fir, teripang, terapi nutrisi, terapi nutrisi-2, terapi herbal, pengobatan islam, pengobatan ion negativ
|